Tentang KRL Commuter Line.



JAKARTA, KOMPAS.com - Keributan sempat terjadi di Stasiun Jakarta Kota, Sabtu (18/6/2011) malam ketika sebagian penumpang merasa kesal dan meluapkan amarahnya dengan melempari gerbong KRL Commuter Line.

Seperti diungkapkan Humas PT KAI Daop I Mateta Rizalulhaq, peristiwa pelemparan KRL tersebut terjadi sekitar pukul 19.50 WIB. Kejadiannya hanya berlangsung cukup singkat dan menyebabkan beberapa kaca depan KRL pecah.

Sekitar pukul 20.05, situasi dapat dikendalikan oleh petugas keamanan stasiun, dan para penumpang dapat ditertibkan setelah kereta yang ditunggu akhirnya datang.

"Keributan dipicu oleh kekesalan penumpang ekonomi yang menunggu kereta yang tak kunjung datang. Ada empat kereta KRL yang masuk stasiun, tetapi kereta ekonomi tak kunjung masuk sehingga mereka marah dan melempari kereta. Ini hanya akumulasi kekesalan menunggu antrean," papar Mateta.

Ia menambahkan, kekesalan para penumpang ini mungkin juga akibat dampak uji coba KRL Commuter Line yang sejak hari ini menggunakan sistem operasi tunggal. Dengan sistem ini, tidak ada lagi kereta yang saling menyusul dan semua akan berjalan sesuai antrian. Walhasil, waktu tempuh kereta menjadi sedikit lebih lama daripada biasanya.

Sobat perlu baca yang ini juga:

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan pesan !!!