13 Wasiat Terlarang! Dahsyat dengan Otak Kanan!


Ippho Santosa, pekan lalu meluncurkan buku 13 Wasiat Terlarang! Dahsyat dengan Otak Kanan! Acara launching ini sangat unik karena dilakukan di tiga alat transportasi sekaligus--feri, pesawat, bus--dalam satu hari di dua negara--Singapura dan Indonesia.

Direktur Museum Rekor Indonesia (Muri) Dr Jaya Suprana pun menyerahkan Muri Award kepadanya. Berikut petikan percakapan LAMBERTUS HUREK dari Radar Surabaya dengan Ippho Santosa tentang buku terbaru, hobi, serta karirnya.


Buku terakhir ini--13 Wasiat Terlarang! Dahsyat dengan Otak Kanan--ini buku ke berapa?

Buku ke-10. Saya susun dalam tiga tahun. Kebetulan sebelumnya pernah juga saya menulis dengan Tantowi Yahya (2007) dan Aa Gym (2005). Tidak mudah menggandeng tokoh sekaliber mereka. Apalagi tahun 2005 Aa Gym begitu powerful. Pernah juga motivator Asia, Billi Lim, jadi kontributor di buku saya.

Ide dari mana launching di tiga venue dalam satu hari di dua negara?

Tiba-tiba saja idenya. Gak tau tuh dari mana. Mungkin karena saya sering travelling tiap weekend. Diundang sebagai narasumber. Sudah hampir seluruh Indonesia. Irian Jaya (Papua, Red) saja yang belum. Tampil di Singapura juga sudah pernah.

Kenapa harus pakai gebyar seperti itu? Apa tidak takut dianggap cari sensasi?

Buku ini isinya greget. Launching-nya juga harus greget. Bagi saya, tahun baru, terobosan baru. Tanpa terobosan, orang bisa bosan. Dan terobosan tidak harus pemborosan. Apalagi kalau mau jadi bos, harus berani menerobos. Hehehe!

Mengapa buku terakhir ini Anda anggap sangat istimewa?

Begini, Cashflow Quadrants dan The Secret saja mustahil diterapkan tanpa aktivasi otak kanan. Fakta pun membuktikan bahwa kesuksesan 80 persen ditentukan oleh otak kanan. Celakanya, mayoritas orang, kuat otak kirinya. Karena itulah, orang sukses menjadi minoritas.

Buku ini adalah solusinya. Buku ini membongkar tuntas misteri otak kanan. Dilengkapi dengan Right Test untuk menguji otak kanan, Right Tips untuk mengoptimalkan otak kanan, dan Right CD untuk mengasah otak kanan. Sehingga, buku ini urgen dimiliki oleh entrepreneur dan profesional yang ingin menciptakan bisnis yang dahsyat, termasuk orangtua yang ingin menghadirkan generasi yang dahsyat.

Bisa lebih spesifik, apa stressing di buku sekarang?

Bagaimana mengaktifkan otak kanan secara praktis demi meniti karir, membangun bisnis, dan mendidik anak. Yang terpenting, tidak ada satu pun literatur di tanah air yang pernah membahasnya secara tuntas.

Ada banyak buku berjudul right brain, ternyata isinya malah ngelantur, bukan tentang right brain. Disebut-sebut terlarang, karena isinya tidak pernah dibahas, bahkan ‘diharamkan’ dlm manajemen dan pendidikan. Misalnya saja, mengelola intuisi.

Cerita sedikit pengalaman berkesan selama launching.

Di Singapura, saking tertariknya, audiens malah minta buku versi English. Mereka juga memfoto-foto kami. Mayoritas mereka adalah orang Singapura. Di pesawat Garuda hampir semua menatap kami dengan penuh antusias. Mereka sampai memanjangkan lehernya agar dapat melihat kami di depan.

Beberapa pejabat malah minta tanda tangan saya, salah satunya Pak Ismeth Abdullah, gubernur Kepri, Batam. Asal tahu saja, tidak gampang untuk menggolkan Garuda. Tiga bulan kami berjuang, menembus puluhan layer.

Di Jakarta, setelah menerima MURI Award dari Pak Jaya Suprana, saya bersama artis Dhini Aminarti memberikan press conference. Dhini mengakunya ingin belajar sama saya untuk menulis buku. Luar biasa! Puluhan media massa meliput. Termasuk televisi-televisi nasional.

Anda puas?

Alhamdulillah! Puji Tuhan! Semuanya berlangsung lebih baik daripada rencana. Jauh lebih baik dari rencana. Berkat team work dan doa ibu.

Oh, ya, Anda sering membahas persoalan bisnis di Kota Surabaya lewat harian Radar Surabaya. Sejauh mana Anda mengenal Surabaya?

Saya pernah beberapa kali ke Surabaya. Orangnya ramah-ramah dan suka terus-terang. Sekarang saya agak jarang ke Surabaya. Saya lebih fokus ke kota-kota yang belum pernah saya kunjungi. Umur 20-an, saya ‘menggempur’ tanah air. Sekarang saya pas 30. Saya mau ‘menggempur’ Singapura dan Malaysia untuk dua tahun ke depan.

Prospek bisnis Surabaya ke depan?

Sangat bagus. Apalagi orang Surabaya itu berani-berani. Cocok untuk berbisnis.

Hobi: Travelling
Pendidikan:
-SD-SMP : Santa Maria
-Universitas Utara Malaysia

Buku yang sudah Ditulis:
-10 Jurus Terlarang!
-WOW! (bersama Tantowi Yahya)
-Hot Marketing (bersama Billi Lim)
-Qalbu Marketing (bersama Aa Gym)
-Dan banyak lagi.

Karir:
-Di Genting Highland, Malaysia.
-Perusahaan Filipina
-Sinar Mas Group
-Properti
-Pendidikan
-Musik
-Makanan

Sobat perlu baca yang ini juga:

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan pesan !!!