Sekilas Tentang Astra Agro Lestari

Entitas yang akhirnya menjadi dikenal sebagai PT Astra Agro Lestari Tbk pertama kali didirikan sebagai Divisi Agribisnis PT Astra International, untuk melakukan tugas mengelola dan mengoperasikan perkebunan singkong seluas 2000 hektar. This plantation was later converted to a rubber plantation. perkebunan ini kemudian diubah menjadi perkebunan karet.

pertamanya terjun ke dalam budidaya kelapa sawit dimulai pada 1984 dengan mengakuisisi PT Tunggal Perkasa Plantation, yang dimiliki dan mengelola perkebunan kelapa sawit 15.000 hektar di Riau, Sumatera.

3 October 1988, PT Suryaraya Cakarawala was established as an independent subsidiary. 3 Oktober 1988, PT Suryaraya Cakarawala didirikan sebagai anak perusahaan independen. The name of this company was later changed to PT Astra Agro Niaga. Nama perusahaan ini kemudian diubah menjadi PT Astra Agro Niaga.

1997, PT Astra Agro Niaga merged with PT Suryaraya Bahtera, resulting in an entity known as PT Astra Agro Lestari. 1997, PT Astra Agro Niaga melakukan merger dengan PT Suryaraya Bahtera, mengakibatkan entitas yang dikenal sebagai PT Astra Agro Lestari. On 9 December 1997, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) became a public company, listing its shares on both the Jakarta and Surabaya stock exchanges, which were later merged to become what is known today as the Indonesian Stock Exchange. Pada tanggal 9 Desember 1997, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menjadi perusahaan publik, mencatatkan sahamnya di kedua Bursa Efek Jakarta dan Surabaya, yang kemudian merger menjadi apa yang dikenal saat ini sebagai Bursa Efek Indonesia. At the public offering, 125,800,000 shares were made available to the public at a price of Rp 1,550 per share. Pada penawaran umum, 125.800.000 saham telah dibuat tersedia untuk umum dengan harga Rp 1.550 per saham. As of the end of 2009, AALI traded at Rp 22,750 per share. Sampai dengan akhir tahun 2009, AALI diperdagangkan pada Rp 22.750 per saham.

Astra Agro Lestari Tbk managed plantation estates in Indonesia covering 264,036 hectares, including both nucleus and plasma (small holder) plantations in Sumatera, Kalimantan and Sulawesi. Astra Agro Lestari Tbk dikelola tanaman perkebunan di Indonesia yang mencakup 264.036 hektar, termasuk inti dan plasma (pemegang kecil) perkebunan di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. The average age of the oil palms on the Company's plantations is 14 years. Usia rata-rata kelapa sawit di perkebunan Perseroan adalah 14 tahun. The Company employs 25,027 permanent employees. Perusahaan ini mempekerjakan 25.027 karyawan tetap.
sumber : http://www.astra-agro.co.id/index.php/astra-agro-at-a-glance

Sobat perlu baca yang ini juga:

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan pesan !!!