Nurdiman Munir: Kalau WC di DPR Tidak Antre, Saya Siap Mundur

JAKARTA, PedomanNEWS.com - Nurdiman Munir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golkar mengatakan bahwa kantor yang dia gunakan saat ini memang sudah tidak layak, menurutnya tidak ma uterus-terusan bekerja di gubuk derita.

Nurdiman membandingkan ruangannya yang jauh lebih sempit dari pada seketaris para bupati. "Kalau bupati datang ke DPR dia bilang jauh lebih luas ruang sekretaris saya ketimbang ruang anggota, apalagi dibanding ruang kepala dinas," kata Nudirman.

Nudirman juga mengeluhkan tidak adanya wc di setiap ruang anggota dewan. "Kalau kita ke wc antre nggak?" tanya Nudirman. "Nggak, nggak," jawab anggota DPR yang lain bersahut-sahutan."Kalau kita nggak antre, saya siap mundur dari DPR," cetus Nudirman.

Pembangunan Gedung baru DPR diperkirakan memakan biaya sebesar Rp1,138 trilyun. Nantinya akan dibangun sebanyak 560 ruangan anggota DPR dimana satu ruangan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 800 juta per ruangannya. Luas gedung sekitar 157.000 meter persegi tersebut, akan dibangun dengan 36 lantai termasuk lantai dasar (basement. Setiap anggota DPR akan memiliki ruangan dengan luas 111,1 meter persegi yang diisi satu anggota, lima tenaga ahli, dan satu sekretaris pribadi.

http://www.pedomannews.com


Sobat perlu baca yang ini juga:

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan pesan !!!